Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tentang Kerjaan

Harga Sebuah Pilihan

Berani mati itu ga keren Yang keren itu,berani untuk hidup Kenapa? Karena sudah terlalu banyak orang yang mengklaim bahwa mereka tidak takut mati. Tapi,alasan mereka menyatakan keberanian tersebut itu apa? Menurut saya pribadi,alasan mereka cuma karena takut hidup. Buat mereka,hidup terlalu menakutkan untuk dihadapi. So,coba pikir,lebih hebat mana? Yang berani mati atau yang berani hidup? Ketika seseorang memutuskan untuk mati,berarti dia memutuskan untuk berhenti berjuang. Berhenti memperjuangkan hal-hal yang sebelumnya memberi arti untuk tetap hidup.Terlalu takut untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan terburuk yang terjadi. Bagi saya,kemungkinan adalah kemungkinan..alias bisa kejadian,bisa juga tidak. Tapi antisipasi tetaplah diperlukan untuk segala sesuatu. Berjaga-jaga itu harus. Untuk setiap pilihan yang kita buat,ada harga yang harus kita bayar. Suka atau tidak. Mau atau tidak. Keputusan saya bertahan disituasi saat ini adalah karena fleksibilitas yang diperlukan untuk ana...

Kita (Bukan) Teman

Teman,bukan yang ketawa-ketiwi bareng. Bukan yang jalan bareng dan ngomongin orang bareng. Yang haha-hihi bareng. Kalau definisi teman sesimple itu,maka jumlah temen saya pasti banyak banget. Sayangnya,saya ga segampangan itu *kibas rambut* Udah terlalu banyak fake friend di dunia inih,pemirsah.. Yang saat kumpul bareng keliatan kayak sahabat sejati,secemara,sepinus *apaan sih?* Ngomongin si anu sambil ketawa heboh,sumpahin artis itu kayak dirinya paling bener sedunia. Bahas kelebihan pasangan dan total harta yang bisa dipakai buat usaha dengan gaya sok merendah. Bahas kemaren abis libur main ke emol mana,beli minum apa,makan apa dan harganya berapa. Ketika mereka ketawa-ketiwi heboh ngomongin begituan,saya di pojokan ngemil sukro sambil ngelap ingus *miris* Atau acara pura-pura merendahkan diri sambil meninggikan mutu..maksudnya apa coba? Situ ga usah ngapa-ngapain juga,keliatan kok aslinya dalam keseharian. Ga usah ngomong pakai toa,umbar segala sesuatu tentang hidup anda.  ...

Itu Munafik Namanya

Gambar
Baik-baik'in klo ada maunya..ketika kecewa,jelek-jelek'in tapi beraninya dari belakang. MANUSIA Sesekali,saya juga seperti itu.. Tapi klo keseringan,itu penyakit namanya. Anda udah cek dokter? Ada kalimat menarik yang pernah saya baca, "Jangan meludahi sumur yang airnya anda minum". Saya dapt kalimat itu dari Annisa Hasibuan,tau dong ya..pemilik biro perjalanan umrah First Travel yang lagi kena kasus itu. Setelah saya pikir-pikir,kalimat itu ada benarnya. Kali ini saya mau bahas tentang dunia kerja. Saya yakin,sebagian besar dari kita pasti pernah seperti ini. Mengoceh panjang lebar tentang keburukan tempat kerja,mengomentari tentang birokrasi perusahaan yang rumit dan segala macamnya. Dengan malu saya akui,saya juga pernah seperti itu. Sampai datang kesadaran yang membuat saya malu..sudah benarkah saya? Kesadaran itu membuat saya membenahi diri dan kinerja saya..malu,datang ke kantor masih telat,pulang kok on time. Kerja masih banyak santai,teriak-teriak soal...

Edisi Curhat (atau Ngeluh? Beda Tipisss..Gpp ya)

Mau pindah kerja kemana pun,orang seperti itu pasti akan selalu ada.. Yups,itu kalimat sakti dari pasangan untuk mengingatkan setiap kali saya mulai mengeluh ingin resign dari kantor.  Kalimat itu juga sebagai alibi buat dia agar saya tetap stay,supaya saya gampang dilihat setiap hari. Kebetulan kami memang satu kantor pula. Memang,ga bisa dipungkiri juga jenis manusia yang saya ga suka ini memang ada di belahan dunia mana pun. Manusia-manusia yang mungkin hidupnya terlalu fokus sama dirinya sendiri,dan hanya bisa memandang rendah orang lain. Terlalu nyinyir dengan hidup orang lain. Situ udah bener banget,sisss?? Ketika saya menyelesaikan kerja lebih cepat,saya ga mau tuh repot-repot nyinyir dengan rekan kerja yang lebih lambat atau apa..Itu urusan mereka. Saya juga ga pernah mau pura-pura sibuk cuma biar dilihat kerja. Klo memang lagi kosong,ya saya santai aja..toh,selama ini pekerjaan saya ga pernah bermasalah,terlambat atau apa. Tapi imbasnya,mereka yang tampil apa adanya sep...

Sharing Cerita Tentang Wanita dan Etikanya

Katanya,tua itu pasti..dewasa adalah soal pilihan. Dan sekarang setelah umur saya banyak,saya baru mengerti maksudnya apa.. Setelah melihat dan mendengar sendiri,biasanya orang baru paham. Karena klo cuma sekedar tahu doang,rasanya gimanaaaaa gitu. Ketika saya duduk di bangku sekolah menengah atas,itu kira-kira sekitar 13-14 tahun yang lalu >O<,saya dapat pelajaran manner dari sekolah yang memberi tahu banyak hal-hal penting bagi seorang perempuan. Dan beberapa masih saya ingat sampai sekarang. Sederhana sih,tapi setelah saya pikir memang ada benarnya..Dan beberapa cukup masuk di akal saya. Entah bagi orang lain..^_^ Contohnya,tentang pemakaian aksesoris bagi wanita..guru manner saya yang juga seorang wanita,menjelaskan bahwa sebaiknya pemakaian aksesoris seperti gelang dengan bebunyian itu hanya pantas untuk anak kecil saja,sampai dengan remaja sekitar usia 15 tahun. Bukan bagi wanita dewasa di atas usia 20 tahun dan sudah memasuki dunia kerja. Kebayang ga,dengan penampilan ...

Penghasilanmu Cukup Untuk Hidup,Bukan Untuk Gaya Hidup

Moms,suka panas ga sih klo dapet bocoran rekan kerja yang gajinya lebih tinggi dari kita sementara kerjaannya lebih santai?? Bocoran ya,alias sifatnya ga pasti antara bener atau ga..Tapi,mana mungkin ada asap klo ga ada api,bener ga?? Toss.. This life ya,moms..Harus dihadapi,meski sebenernya ga rela.Hiks.. Satu hal pasti yang saya pelajari dalam hidup,di sini di Indonesia,klo mau gaji tinggi ya harus punya gelar alias kuliah. Seolah kita dihargai dari gelarnya ajah. Seolah yang sekolah cuma sampai tingkat SMA atau SMK ya harus ikhlas aja terima gajinya standar UMR.Bahkan bisa kurang. Tergantung nasib. Protes pun percuma,karena sudah jadi rahasia umum,kamu kuliah maka pasti gajinya lebih tinggi. Masalah otak mah urusan belakangan. Bukan berarti saya bilang yang kuliah itu bodoh ya,ga..Masalahnya,saya pribadi merasa yang lulusan SMA atau SMK pun punya kemampuan untuk maju asalkan diberi kesempatan. Alangkah sayang,jika kita membatasi kemajuan hanya karena gelar semata. Masalah gaji,...

Merasa Diri Paling Dibutuhkan

Sering banget menemui hal seperti ini. Ga di mana,ga di mana..pasti ada aja orang seperti ini. Dan seringnya yang bisa kita lakukan adalah berusaha mengabaikannya demi tetap waras ya,hihi..Bener ga,sis? Jika kita sudah merasa diri PALING,itu adalah kesombongan lho..Dan katanya,kesombongan adalah dosa yang paling disukai oleh setan dan dibenci oleh Tuhan. Karena iblis sendiri terusir dari surga oleh kesombongannya.Ngeri ga tuh..>_< Beruntunglah orang-orang yang kebetulan ada dalam situasi yang mendukung sikap mereka yang arogan ini. Karena jika mereka ada di tempat lain,bisa dipastikan akan tersingkir atau diabaikan. Saya sebenarnya gerah melihat dan mendengar sosok seperti ini,tapi ya apa daya..Mau ga mau,suka ga suka harus ketemu setiap hari.Dilihat setiap hari.Didengar setiap jam.Hhhhh.. Kadang suka heran,ini lingkungan beneran ada ya? Tapi ternyata ya benar ada.Karena saya terperangkap di sini,guys. Sebelumnya tidak seperti ini,tapi karena kehadiran dan pembiaran oleh soso...

Menyerah Setelah Susah Menghubungi Kring Pajak dan Beralih ke Online Pajak

Tadinya sih, dongkolnya mau disimpan sendiri.. Berhubung dongkol sendirian tuh ga enak ya,jadi saya mau bagi-bagi nih..hehehe *ketawa devil* Siapa yang udah pernah coba hubungi kring pajak? Sekedar mau tanya-tanya soal kerjaan yang berkaitan dengan pajak,atau karena iseng ga ada kerjaan jadi pengen gangguin petugas call centernya?? >_< Pasti berasa banget deh dongkolnya,ya? Toss,kita samaa klo gitu.. Kebetulan,setelah selama ini saya bayar pajak kantor dengan SSP manual,akhir tahun 2016 lalu SSP manual saya ditolak oleh kantor pos. Karena sudah harus pakai E billing, kata petugasnya. So,dimulailah serentetan teror buat saya..Secara,saya ini backgroundnya bukan bagian perpajakan ya. Saya harus wara-wiri searching ke om Google,nanya soal E billing ini. Plus,bujukin atasan saya untuk urus Efin ke KPP. Karena guys,untuk bisa masuk ke aplikasi E billing via DJP online,kita harus punya Efin alias electronic filing identification number . Setelah dapat efin dari KPP,barulah saya ma...